Translate

Rabu, 18 Desember 2013

MELINTASI 3 GUNUNG DI JAWA BARAT


Oleh : Mufidah Harahap 

  Babelan - Bekasi (Jawa Barat)   
Gunung Batu - Jonggol - Jawa Barat
Gunung Gede - Cibodas - Jawa Barat
Gunung Geulis - Cisarua (Bogor) - Jawa Barat
Jam 12:05  berangkat dari Babelan, menelusuri jalan-jalan beton yang menghiasi
Kota Babelan, awan mendung bergayut di langit yang kini bewarna abu-abu.
 Babelan (Bekasi) - Jawa Barat
Black Sweet terus melaju membelah Kota Bekasi dengan hujan yang mulai turun perlahan.
Perlahan Kami meninggalkan Bekasi dan mulai memasuki daerah Cileungsi, Black Sweet Melewati Taman Buah Mekarsari (Taman Wisata).
 Perapatan Cileungsi - Jawa Barat
Jam 13.30, Black Sweet melewati terminal Cileungsi dan terus melaju, langit kembali cerah dan awan hitam menghilang entah kemana. 
Terminal Cileungsi - Jawa Barat
 Pintu gerbang Taman Buah Mekarsari, Cileungsi - Jawa Barat
Motor kembali ramai
Jam 14.00 Black Sweet memasuki Jonggol
Jonggol - Jawa Barat
Jalan berbelok-belok, kadang lurus, di kiri kanan terbentang perkebunan dengan latar belakang gugusan bukit yang berdiri kokoh, menambah kekaguman ku pada Mu Allah.
Masih banyak daerah di Negeriku yang indah untuk di kunjungi dengan segala macam pesona dan keramahannya, juga tak lupa masakannya (kuliner).
 
Menikmati kuliner di ' Ciriu (Jonggol) - Jawa Barat
Black Sweet meneruskan perjalanan, kembali melewati jalan berkelok-kelok. 
Desa Buana Jaya, Kecamatan Tanjung sari, Cariu, Bogor, di sinilah WWPR (Wahana Wisata Penangkaran Rusa) beraada. Kami tidak mampir untuk memasuki dan melihat penangkaran rusa, Black Sweet meneruskan perjalanan dengan santainya.
Di Jonggol juga ada Peternakan Kambing perah dan Perkebunan Jamur, juga di sepanjang jalan banyak terdapat penjual buah-buahan.
 Jonggol - Jawa Barat
Black Sweet, terus melaju menuju Puncak Pinus, Cikalong Wetan (Jonggol).
Jalan mulai menanjak dan berkelok-kelok, kami menikmati indahnya alam cariu, G.batu, Jonggol.
 Gunung Batu - Jonggol (Jawa Barat)

Akhirnya Kami sampai di Puncak Pinus, Cikalong Wetan - Jonggol. Kami istirahat sebentar di pinggir jalan, pada warung-warung yang berjejer untuk menikmati sejuknya alam. 
Puncak Pinus - Jonggol (Jawa Barat)    
 
Puncak Pinus kami lewati, Black Sweet terus melaju dengan turunan yang juga berkelok-kelok. 

Menikmati Durian di pinggir jalan

Pasar Rakyat - Di Pinggir Jalan

Akhirnya, kami sampai di kota Cianjur, awan mendung tipis masih mengantung di kaki langit.
Cianjur - Jawabarat 
Tidak terasa senja tiba, mentari bersembunyi di balik awan, di pinggir jalan banyak ku lihat pedagang jambu air yang besar-besar, merah menggugah selera.
Setelah puas dengan jambu air yang besar-besar, Black Sweet meneruskan perjalanan, terlihat di kejauhan G.Gede.
Senja di Ci Anjur 

 Istana Negara - Cipanas (Jawa Barat)
Sebelum kami menghabiskan malam di kaki Gunung Gede, kami nikmati dulu malam di Jalan Raya Puncak.
 
Sibuk Mencatat & Menikmati Jagung bakar
Tempat kami menikmati malam di kaki G.Gede - Jawa Barat
Pagi yang cerah, di kaki G.Gede (Cibodas). Aku pun berjalan dan menelusuri beberapa tempat di kaki G.Gede, ingin hati ini untuk mendaki tetapi niat itu ku urungkan, mungkin lain kali, karena tidak membawa perlengkapan dan niat bukan untuk mendaki.
Cibodas - Jawa Barat

 
Setelah puas kami menikmati keindahan dan kesejukan kaki G.Gede di Cibodas, Black Sweet pun meneruskan perjalanan menuju Cisarua.
Cisarua, Bogor. Kami beristirahat di rumah Bibi dan Paman, kulihat G.Geulis tidak begitu jauh, ku hampiri kaki gunung, tetapi aku tidak mendakinya lebih ke atas lagi, mungkin lain kali aku akan coba untuk mendaki beberapa Gunung di Cisarua (Ku ketahui dari penduduk), mungkin ini adalah beberapa gunung di kaki Gunung Gede.
Masih banyak lagi tempat yang indah dan mempesona di Bumi Nusantara (Indonesia), semoga kita dapat menjaga dan melestarikannya bersama dengan kemajuan teknologi.

 Kupu-kupu & Ayam batik (di Rumah ku)


Selasa, 05 November 2013

PARAPAT / DANAU TOBA (SUMATRA UTARA) MENUJU JAKARTA

JELAJAH NEGERI KU
 Menelusuri Pulau Sumatera
Bersama Keluarga. II
( Lintas Tengah Pulau Sumatera )
 

OLeh : N.Mufidah. H 

Aku dan Mama

Pagi . . . Daerah Pasaman (Yudi ngantuk)
 " Kabupaten Pasaman adalah salah satu kabupaten di daerah Sumatra Barat, Indonesia. Ibu kota Kabupaten ini terletak di Lubuksikaping. Salah satu tokoh yang terkenal adalah Tuanku Imam Bonjol yang lahir di Desa Tanjung Bungo di Kecamatan Bonjol"
Sabtu, pagi ini embun perlahan bergerak menghilang entah kemana di rimbunya hutan depan Rumah Makan tempat kami istirahat. 
Sepiring lontong sayur dengan telur rebus ku isi perut ku (serapan Pagi), aku tak tau apa kah lontong sayur ini di sebut lontong sayur padang atau apa ya ?, tapi yang jelas rasanya cukup pedas dan enak.
Ku lihat Papah dan Yudi serta Uda Rial pergi membawa handuk kebelakang rumah makan untuk mandi di sungai. Sungainya agak ke bawah memang, tetapi air nya cukup jernih dengan arus yang mengalir deras, bebatuan besar menghias sungai yang membentang di daerah Pasaman.
                                                                                                          
Di pagi hari ini, kulihat hamparan pepohonan yang menghijau, mengelilingi pinggiran sungai, udara yang sejuk menambah ke asrian  alam ini. Aku berdiri di sana pada pinggiran sungai dengan bebatuan di sana sini, ku nikmati dingin nya air yang bening. . .Betapa hebatnya Tuhan menciptakan semua ini yang indah dan mempesona.            
                                                                                                                         
Yudi
Sungai itu,tempat mandi dan menyuci
Sungai itu,menhidupkan hewan-hewan
Sungai itu,mangaliri sawah dan ladang
Sungai itu,tempat musafir singgah dan beristirahat.
Sungai itu dapat membuat kita merenung
Jika sungai itu tidak ada
Bagai mana kami mengaliri sawah dan ladang
Bagai mana kami menyuci dan bermain. . .
Di bening air yang mengalir
Bagaimana musafir yang lelah beristirahat
Tuhan ku . . . terima kasih pada Mu
yang telah menciptakan semua ini secara Sempurna   
                                                                                                                   
                                                                                                                                      
           
          Uda Syahrial                                           Papah

Mandi di sungai
Segar terasa badan ini setelah mandi, kami pun bersiap-siap untuk menerus kan perjalanan.
Black Sweet pun meneruskan perjalanan, kembali menelusuri Jalan Lintas Sumatra.
Kabut di pagi hari
Ku belah pagi di lintas Sumatra
Dan kudengan suara - suara merdu 
Dalam kabut di antara pepohonan
Ku buka jendela . . . sejuk menampar wajah 
Ada kedamaian di sana
Pagi ini . . . aku ingin memanjatkan do'a
Pagi ini . . . aku ingin ku tulis semua yang indah tentang mu
Pada cahaya pagi yang begitu lembut 
Diatas ku lihat langit . . . mentari malu-malu terbagun dari tidurnya
Untuk memancarkan sinarnya yang hangat
Kabut melayang-layang di angkasa
Menebar sejuk . . . udara yang basah
Pepohonan menghijau di perbukitan
Bergerak-gerak perlahan . . . menatap pagi 
Di temanai ribuan embun yang berbaris membentuk kabut tipis
Menambah ke indahan pagi yang indah.

Jam 10.07 Bonjol (Sumatra Barat). Black Sweet terus melaju menuju Bukit tinggi dengan pemandangan yang indah, kami membuka jendela udara sejuk terus mengisi ruang di dalam Black Sweet.
 
Pemandangan arah Bukit Tinggi.
Jam 12.39  Bukit Tinggi, udara yang cerah berganti mendung menggayuti kota Bukit Tinggi yang tidak lama lagi akan turun hujan.
Kota Bukit Tinggi
Black Sweet berputar-putar di kota Bukit Tinggi, walaupun mendung tetapi ramai orang dan mobil-mobil memenuhi kota bukit tinggi, mungkin karena ini hari libur.
Hujan deras mengguyur Kota Bukit Tinggi, awan hitam memenuhi langit dan air mengalir deras di jalanan yang menurun, akhirnya kami putuskan untuk meneruskan perjalanan.
Black sweet pun meninggalkan Kota Bukit Tinggi di bawah guyuran hujan yang deras.
Fidah - 2011
Tidak lama kami di kota Bukit Tinggi, kembali Black Sweet memasuki Jalan Lintas Sumatra dan hujan pun mereda, Black Sweet menambah kecepatan.
Jam 13.45 Kecamatan sepuluh koto terlewati, Black sweet terus melaju dengan tenang menuju Danau singkarak, Black Sweet menelusuri Jalan Lintas Sumatra dan  diapit dua Gunung, di sebelah kanan Gunung Singgalang dan di sebelah kiri Gunung Merapi, tetapi di dekat Gunung Singgalang ada juga Gunung Tandikat.
Rumah di Lintas Sumatra
(Kota Bukit Tinggi - Padang Panjang) 
       
                                                                                                
Sepuluh Koto - Kab.Tanah Datar

 Padang Panjang
Jam 14.32 Padang Panjang terlewati, Jalan Solok-Padang Panjang terus kami lalui, beberapa desa-desa kecil kami lalui, di kejauhan terlihat keindahan Danau Singkarak.
Black Sweet terus berjalan di tepian Danau Singkarak, sambil mencari rumah makan di tepi danau untuk beristirahat.
Jam 14.39 Daearah Tanah Datar.
Akhirnya rumah makan itu pun kami temukan, persis di depannya pantai atau tepian Danau Singkarak, Black Sweet pun dapat beristirahat.
Mama dan Yudi
Danau Singkarak
Danau Singkarak



       





Danau Singkarak
Danau Singkarak
Danau Singkarak
Puas kami istirahat di tepian Danau Singkarak, akhirnya Black Sweet kembali meneruskan perjalanan. 
Danau Singkarak - Solok
Jam 18.15 . Black Sweet memasuki daerah solok dan istirahat untuk sholat Mahgrib,ada yang mencari cemilan, makan dan tentu ada juga yang ngopi. 
Jam 19.20 , kami melanjutkan perjalanan menelusiri Jalan Lintas Sumatra (Tengah), lagit gelap dan hanya diterangi cahaya bulan terkadang kami melintas desa - desa terkadang perkotaan dengan lampu-lampu yang ikut menerangi gelapnya malam.
Black Sweet berhenti sebentar di tepi jalan, untuk kami mencuci tangan dan membuka bungkusan nasi dengan rendang yang tersimpan di Tupperware dan sambel telur (telur balado), tidak lama Black Sweet pun melaju kembali dan kami menikmati makan malam.
Sebelum Black Sweet melaju dengan kencang nya, aku sempat melirik papan nama yang berdiri di pinggir jalan dengan penerangan yang terang, ku baca dan ternyata kami telah sampai (melintas) daerah Sawah Lunto, jam 20.05. 
Jalan mulai gelap dengan kiri kanan terkadang hutan dan tebing, selesai makan mata ku pun mengantuk entah sudah berapa lama Black Sweet berjalan, bila aku terbangun kulihat ke luar jendela, terlihat hanya kegelapan malam dengan hutan dan pegunungan yang sambung menyambung terkadang kami melintas perkampungan, bosan aku menonton lagu-lagu di DVD pada jok Black Sweet, aku pun meneruskan tidur kembali.
Jam 2.30 Bangko (Jambi), Aku terbangun Black Sweet berhenti di pom bensin, kami istirahat sambil menunggu pagi untuk mengisi bensin Black Sweet.

 B e r s a m b u n g. . . . .

Jelajah Negeri Ku , akan menceritakan tentang perjalanan menelusuri Lintas Sumatra dari Jambi (Bangko) ke Jakarta, Black Sweet akan melewati Lubuk Linggau dan Lahat, juga Panjang (Lampung) hingga Bakauheni (Penyeberangan ke Pulau Jawa). . . .Tamat.


 

Sabtu, 19 Oktober 2013

PARAPAT / DANAU TOBA (SUMATERA UTARA) MENUJU JAKARTA

JELAJAH NEGERI KU 
 Menelusuri Pulau Sumatera
Bersama Keluarga. II
( Lintas Tengah Pulau Sumatera )
3

 Oleh : Mufidah. H
  
 Dodol - Sumatera Utara
Sore, sepulang aku sekolah aku mendapatkan sebungkus dodol, yang pernah aku temui di Sumatera Utara.
Dodol itu di bawa oleh teman Papah ku dari simalungun, aku tak tau nama teman papah ku itu,  dan segelas teh hangat juga beberapa potong dodol menemani ku menikmati sore di teras rumah.
Lamunan ku melintas kembali ke beberapa tahun yang lalu di mana aku pulang ke Sumatera Utara bersama keluarga, ku buka Blogger Indonesia Backpeker 1221, dan ku teruskan cerita Menelusuri Pulau Sumatera untuk kembali ke Jakarta.

 
Aku dan kakak di tepi Danau Toba
Aku,Yudi dan Kakak di tengah Danau Toba
Menuju Pulau Samosir

Yudi dan Uda Rial
 Gerimis . . . oi
Kesibukan di Tomak (Pulau Samosir)
 Papah lagi gaya nih.  . . di tengah Danau Toba
Setelah kami mengunjunggi Pulau Samosir dan belanja macam-macam akhirnya Danau Toba dengan Pulau Samosirnya kami tinggalkan.
Jam 11.00 Black Sweet, meninggalkan Kota Parapat,dengan tenang Black Sweet berjalan meninggalkan Danau Toba dengan segala keindahannya.

Sampai kapan pun
aku tak mungkin melupakan
pemandangan dan bunga rumput 
membentang di perbukitan yang mengelilingi mu

Danau itu ada, bersama air yang selalu di cintai tanpa mencintai
bolehkah aku mencintai negeri Papah ku
dan cinta itu bukan dengan air mata

Di sini ku temui, 
Batak dengan Danau Toba nya. . . . .
adakah cinta antara Danau dan Air nya
adakah cinta mengalir dari sini . . . . ( Danau Toba )
mengalir ke semua Marga-marga yang tinggal jauh dari tempat mu.

Black Sweet, melaju melewati beberapa kota atau desa ,  Desa Sosor Dolok, tidak berapa lama Simpang Patane kami lewati.
 Black Sweet meninggalkan Kota Parapat.
 Simpang Patane
 Bari batali, kami lewati terus menuju Balige dan siborong-borong. Desa Uruk, kami lewati. Akhirnya kami sampai di Desa Lumban Pea, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir.
Black Sweet terus melaju, meliuk-liuk membelah Pulau Sumatera.  Kecamatan Tampahan kami lewati, terus melalui Sipintu-pintu.
Sipintu-pintu  
Jam 17.41  Daerah Siborong-borong kami lewati, Siborong-borong adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara, kami pun istirahat.
Ombus-ombus (kue) 
 Kalau boleh aku cerita sedikit tentang kue ombus-ombus.
Kue Ombus-ombus, terbuat dari tepung beras yang di beri gula tengah nya dan di bungkus dengan daun pisang. Nama Ombus-ombus ini konon di buat karena untuk memakan nya harus ditiup, karena kue ini enak dimakan ketika masih hanggat  ( Mau coba . . . ) .
Malam datang mengantikan siang, senja di Lintas Sumatera, angan ku terpana dengan indahnya alam yang kami lalui di Lintas Sumatera.
Khayal ku melayang . . . terbesit kata indah di benak ku untuk mu. . . Senja di Lintas Sumatera . . . 
Barisan bukit dan pegunungan mulai menelan matahari . . . !
hutan nan rimbun dengan segala isi nya tak menunggu senja
walaupun tidak juga rindu akan malam
malam yang hening, dengan segala macam misteri dan mimpi-mimpi
adakah hutan dengan segala isi nya,
merindukan langit kelam menjatuhkan embun (kabut)
membasuh jiwa-jiwa sebelum terlelap.
 Agin perlahan berhembus . . . mengajak kabut
 berbaris rapi menuju perbukitan
membawa butiran-butiran air
melintasi kebun dan pesawahan
juga turut serta serpihan-serpihan cahaya yang tertinggal
seperti mutiara . . . kemudian diam
tampaklah seluruh bukit dengan hutannya basah oleh rintik-rintik cahaya
matahari senja pun semangkin malu dan bersembunyi di balik perbukit
maka terciptalah mega-mega merah
hingga cahaya senja ini. . . . .Indah sekali
 Aku pun tersenyum sore hari ini
ku hirup udara yang damai senja ini
dengan pesona yang damai
betapa indah nya senja ini  

Jam 24.05 Daerah Pasaman, Black Sweet pun mapir kerumah makan (rumah makan Padang), Rumah makan nya cukup besar dapat untuk istirahat juga banyak mobil-mobil yang parkir untuk istirahat. 
Lama aku tertidur di mobil dan akhirnya terbangun untuk semangkok indomi rebus, dingin nya malam membuatku merapatkan jaket dan kembali tertidur.
  
B e r s a m b u n g . . . . . . 
Jelajah Negeri ku. . . .  akan menceritakan perjalanan ku di Daerah sumatera Barat, mampir Danau Singkarak dan perjalanan yang lebih meliuk-liuk membelah lebatnya hutan Sumatera.